Nekat bisnis atau bakat bisnis!

Sense of Business or business feeling is important, isn’t?ahhhh  pusing nih jawabnya, whatever lah,,yang jelas berawal dari keluarga yang biasa – biasa saja dan tinggal semenjak dari kecil bersama dengan Nenek dan kakek tercinta (semoga Alloh memberikan tempat yang terbaik disisi-Nya) saya melalui hidup ini dengan perjuangan dan tetes air mata” wuihhh dramatis betul yah wkwkwkw….ngak2, ngak gitu amat…hampir sama dengan anak2 lainya lah hehehe.

Dikarenakan hidup jauh dari orang tua mengharuskan saya bisa survive, berkat didikan dari nini dan aki (Oma dan Opa bahasa londo-nya mah hehehe), sejak kecil saya dididik bangun pagi, sholat subuh, siram tanaman, buka pagar, ngepel, dan pekerjaan2 rumah lainnya, bantuin oma gt, yang namanya bantuin jadi ngak 100% dikerjakan oleh saya hehehe.

Berdasarkan cerita dari tetangga dan saudara – saudara dulunya Oma dan opa saya adalah pengusaha daerah yang lumayan berkembang, yaitu jual beli kayu, bahan bakar, cukup maju katanya, knapa katanya karena saya ngak pernah mencicipi, karena ketika saya lahir nini dan aki saya berada dalam tahap hidup yang biasa2 saja, hanya cukup buat makan dan ngasih uang jajan saya heheheh.

Singkat cerita semenjak kecil saya sudah mulai untuk mencari uang sendiri, pada waktu masih SD dengan modal seadanya saya berjualan di depan rumah” seperti pedagang asongan pakai kotak dari kayu” dengan hati was – was saya berjualan dan ternyata benar sekali apa yang saya takutkan terjadi,  apa itu?dagangannya ngak laku sama sekali cape dech hehehe..dari siang, selepas pulang sekolah sampai sore blom ada yang beli padahal rumah saya uppsss rumah aki dan nini maksudnya, berada di pinggir jalan raya.tapi alhamdulilah “sekian lama aku menunggu…kaya lagu evie Tamala hehehe datang juga pembeli…buah dari kesabaran dan pantang menyerah kali,,, silahkan mau beli apa? Tanya saya sama orang yang nyamperin dagangan saya, upsssalih alih jawab pertanyaan saya malah dia Tanya udah laku berapa?dari jam berapa, modalnya dari mana?oo..oowww ternyata yang datang adalah om saya yang baru pulang kuliah di UNPAD jurusan Tehnik Geologi, mungkin karena kasihan dagangan saya belum laku atau memang mau beli wallohualam, tapi yang jelas beliau lalu bilang ini Rp.1.000,- buat tambah modal….upppsssss ngak beli tapi malah ada yang nambahin modal nih…hmmmmm alhamdulilahhhhhhh

Jadi banyak orang yang bersimpati kalau kita bersungguh sungguh, thanks for my uncle Mr Jonih Rahmat dan Ibu Enci, You are my Inspiration, om dan Bibi ku tersebut yang membiayai saya sampai selesai kuliah, malah sampai nikah dengan istri tercinta saya Sri Maelani

Itulah awal mula saya memulai bisnis, selanjutnya untuk menambah pemasukan waktu SMP saya jualan Misro (Amis di Jero)/manis di dalam buatan Ua / bude,waktu SMA jualan pakaian  di sekolah, waktu kuliah jualan Susu murni, Makanan, Buah buahan, sampai Broker STNK, calo STNK red, pokonya semua ta jalanin demi nambahin uang saku, tapi ya alhamdulilah ngak ada yang maju hanya cukup buat nambah uang saku, but its oke, I learned from the journey of my life, I can survive, I can finish my college, memang pengalaman hidup mahal harganya.

And now, I will continue to achive my BIG DREAM become Ther REAL BUISINESS MAN

Rich To Be Share “ Kaya untuk Berbagi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mau Belajar Bisnis Online Gratis Daftar Free Member Klik disini