IMPLEMENTASI SCRUM “KOPI KAMPUS APPS”

1.Seputar Kopi Kampus

Kopi Kampus adalah sebuah usaha minuman kopi yang sedang hits di ibukota Jakarta. Saat ini Kopi Kampus memiliki 5 cabang dan ditargetkan akan mencapai 10 cabang pada akhir tahun 2019. Usaha minuman kopi tersebut dirintis oleh Ardian, Candra dan Alief, Beberapa anak muda yang melihat peluang bahwa kopi menjadi “nyawa” anak – anak muda di kampus. namun tentu saja dengan harga yang masuk dikantong.

Usaha minuman kopi ini menawarkan konsep pickup, delivery dan bisa juga duduk santai sambil menikmati kueh atau mengobrol santai ditempat yang telah disediakan.

Usaha yang baru dirintis ini mendapat sambutan luar biasa dari pecinta kopi diwilayah kampus yang mana selalu terlihat dipenuhi antrian ketika jam istirahat akan usai. Ada juga pembeli yang datang membawa “mug” tersendiri, semua kembali ke selera pembeli.

Kepiawaian sang founder dalam memilih tempat serta dukungan koneksi yang bagus menjadikan Kopi Kampus cepat dikenal “Orang kampus” dan menjadikannya sebagai salah satu pilihan minuman kopi favorit.

Rasa yang dijual cukup banyak, dan tentu saja mereka menggunakan bahan-bahan terbaik dari dalam negeri ditambah dengan rasa khas gula aren akan membuat pembelinya ketagihan.

Melihat customer yang semakin bertambah banyak setiap hari, para Founder berniat membuat aplikasi sendiri yang bernama “Kopi Kampus Apps” dengan dukungan payment dan loyalty didalamnya.

Platform yang dilirik adalah Android yang bisa di download dengan cuma-cuma oleh customer. Pilihan yang tersedia mulai dari: beli satuan, beli cups mingguan, bulanan dan special edition 100 cups. Nantinya customer tinggal membayar lalu cups demi cups bisa di redeem setiap hari atau bisa digunakan sekaligus.

Alamat, Kontak dan Jam Operasional Kedai Kopi Kampus


“Kopi Kampus”

Kopi Kampus merupakan produk kopi yang memiliki citarasa kampus yaitu kopi yang mengobarkan semangat akademik dengan harga yang kompetitif dan Kualitas yang terjaga, kopi kampus akan menemani para akademisi dalam mengapai cita-citanya dan akan mengobarkan semangat persaudaraan yang kental bagi penikmatnya.

Beberapa Contoh Produk yang dijual oleh Kedai Kopi Kampus

2. Bisnis Proses yang saat ini berjalan di “Kopi Kampus”

3. Rencana Bisnis Proses yang akan berjalan di “Kopi Kampus” dengan “Kopi Kampus Apps”

4. Pengembangan Aplikasi “Kopi Kampus Apps” dengan Scrum Methodology

a, Team Roles

  • Jeremy sebagai Product Owner (PO)
  • Ardian Tambaraya Saragih (2201844894) sebagai Scrum Master (SM)
  • Candra Hulaemi (2201832263) sebagai Development Team (DT)
  • Muhammad Alief Agusta (2201831714) sebagai Development Team (DT)
  • XYZ and VWX sebagai Tester Team

b. Elicitation Notes & Product Backlog

  • Elicitation Notes
  • Product Backlog

Product Backlog adalah kumpulan fitur yang disusun oleh Product Owner berdasarkan user stories.

Product Backlog yang dipakai dalam pembuatan “Kopi Kampus Apps”

c. Sprint Backlog

Sprint Duration : 30 Days (maks)

Sprint 1

Sprint 2

Sprint 3

Sprint 4

Sprint 5

Sprint 6

5. Scenario Testing ketika aplikasi akan di release ke publik.

Pada saat akan di release ke public, terhadap aplikasi ini dilakukan beberapa scenario testing, meliputi:

  • Test Fungsional atas semua fungsi2 yang terdapat pada backlog product, misalanya apakah muncul notifikasi error ketika user id/password dimasukkan salah, apakah tombol add to cart berfungsi ketika input order, apakah point masuk ke account costumer ketika transaksi telah selesai, dll
  • Unit testing, dalam hal ini dilakukan verifikasi perangkat lunak tehadap aplikasi android, apakah ada bug-bug yang muncul ketika aplikasi dijalankan.
  • Pengujian Integrasi, yaitu penggabungan dari dua atau lebih perangkat lunak. Contoh: apakah aplikasi berfungsi ketika metoda pembayaran dari pihak fintech (GoPay, Dana, OVO, LinkAja)  di connected ke aplikasi.
  • Pengujian Sistem, yaitu pengecekan unit unit proses yang telah diintegrasikan diuji dengan antar muka yang sudah dibuat.Contoh: apakah sistem berjalan dengan stabil dengan user interface yg ada, tidak terdapat lagging ketika terjadi perpindahan dari satu menu ke menu yang lainnya
  • User Acceptance Test, yaitu pengecekan sistem secara menyeluruh apakah sudah sesuai dengan kriteria requirement yang diberikan oleh product owner. Pengujian ini untuk mengetahui kepuasan user/pengguna.

6. Daftar Pustaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button
Mau Belajar Bisnis Online Gratis Daftar Free Member Klik disini